Sifat Jamal dan Jalal Ilahi

Sifat Jamal dan Jalal Ilahi

Galibnya, sifat-sifat Allah Swt. diklasifikasikan menjadi dua: sifat Dzatiyah (sifat yang berhubungan dengan Dzat-Nya) dan sifat Fi’iliyah (sifat yang berhubungan dengan tindakan-Nya). Sifat Dzatiyah terbagi lagi menjadi dua: sifat Jamal dan sifat Jalal. Maksud dari sifat Jamal adalah sifat yang tetap bagi Allah swt seperti...

Berjumpa dengan Allah, mungkinkah

Berjumpa dengan Allah, mungkinkah?

Dalam beberapa ayat-ayat Al-Qur’an yang membahas Hari Kebangkitan dan Hari Kiamat, terdapat redaksi liqa’ Allah (perjumpaan dengan Tuhan) atau liqa’ ar-Rabb (perjumpaan dengan Rabb). Redaksi ayat ini sarat makna dan memiliki kedalaman arti, betapa pun sebagian mufassir telah menafsirkan ayat-ayat ini secara sambil lalu. Sebagian...

Akan terjadi kerusakan jika ada lebih dari satu Tuhan

Akan terjadi kerusakan jika ada lebih dari satu Tuhan

Pada ayat 22, surat Al-Anbiya [21], kita membaca: “Sekiranya ada Tuhan selain Allah, maka akan terjadi kerusakan dan sistem-semesta akan saling bertabrakan.” Soal yang mengedepan di sini adalah banyaknya Tuhan akan menjadi sumber kerusakan di alam semesta, lantaran tiap-tiap mereka akan bangkit untuk memerangi satu...

Mengapa Agama itu Perkara Fitri

Mengapa Agama itu Perkara Fitri?

Arti dari kata fitrah adalah manusia dapat menemukan hakikat tanpa memerlukan penalaran atau argumentasi, (yang sederhana ataupun yang rumit). Manusia dengan gamblang mendapatkan hakikat tersebut. Umpamanya, jika manusia melihat sekuntum bunga yang indah dan semerbak baunya, ia mengakui pesona bunga tersebut. Dalam pencerapan ini, ia...

Bagaimana Kita Beriman kepada Tuhan Yang Gaib

Bagaimana Kita Beriman kepada Tuhan Yang Gaib?

Keberatan yang kerap dilontarkan oleh kaum materialis terhadap kaum mukmin adalah bagaimana mungkin manusia dapat menerima dan beriman kepada wujud yang tidak dapat diindra. Anda berkata bahwa Tuhan tidak memiliki jasad, tidak bertempat, tidak memiliki ruang, tidak bercorak dan …. Dengan perantara apa wujud seperti...

Pengertian Tiga Tauhid

Pengertian Tiga Tauhid

Tauhid Dzat Banyak orang berpendapat bahwa makna Tauhid Dzat (pengesaan Tuhan dalam Dzat) adalah, bahwa Tuhan adalah Esa dan bukan dua. Ungkapan ini bukanlah sebuah ungkapan yang cermat, sebagaimana yang diriwayatkan dari Amirul Mukminin Ali a.s. Karena arti dari ungkapan ini adalah satu numerik. Artinya,...

Apa sebenarnya faktor meyakini agama

Apa sebenarnya faktor meyakini agama?

Sebagian sosiolog dan psikoanalis materialis Barat dan Timur bersikeras mengatakan bahwa sumber kemunculan agama dan ideologi terhadap ma’rifatullah berasal dari rasa takut dan kejahilan atau faktor-faktor lain yang termasuk dalam kategori ini. Pendapat seperti ini dapat disimpulkan dalam empat asumsi mendasar.   a. Asumsi Kejahilan...

Mengapa Dzat Tuhan tidak Dapat Diketahui

Mengapa dzat Tuhan tidak dapat diketahui?

Poin utama dalam masalah nir-batasnya Dzat Allah dan terbatasnya akal adalah ilmu dan pengetahuan kita sebagai manusia. Dia adalah wujud mutlak dari segala dimensi. Dzat-Nya, seperti ilmu, kuasa dan seluruh sifat-sifat-Nya, adalah tak terbatas. Dari sisi lain, kita dan seluruh yang bertalian dengan keberadaan kita,...

Apakah Pencipta juga Memiliki Pencipta

Apakah pencipta juga memiliki pencipta?

Galibnya, dalam pembahasan ma’rifatullah, soal seperti ini dilontarkan oleh orang-orang yang baru menelusuri padang luas ini. Mereka akan bertanya, “Jika Anda mengatakan bahwa segala sesuatu memiliki pencipta, kini katakan kepada kami siapakah pencipta Tuhan itu?” Anehnya, acapkali soal seperti ini terurai pada sebagian ucapan-ucapan filsuf...

Mengapa kita perlu mengenal Allah

Mengapa kita perlu mengenal Allah?

Tidak akan ada gerak tanpa motivasi. Tentu saja upaya untuk mengetahui masalah asal-usul keberadaan semesta juga tidak dapat terlaksana tanpa motivasi dan dorongan. Para filsuf dan ilmuwan menyebutkan tiga faktor fundamental dalam rangka mengenal Tuhan. Faktor tersebut senada dengan apa disinggung secara jelas oleh al-Qur’an,...

Pages:1234»