Mengapa nabi Muhammad saw menikahi wanita yang masih terlalu remaja?

by Hauzah Maya on February 12, 2012

Mengapa nabi Muhammad saw menikahi wanita yang masih terlalu remaja

Tanya: Mengapa Nabi Muhammad Saw yang merupakan suri tauladan umat manusia dan guru besar dalam mendidik umat manusia di masa-masa tuanya bersedia untuk menikahi seorang gadis—yang kurang lebih—berusia sembilan tahun yang bernama Aisyah?

Jawab: Tidak baiknya seorang gadis muda menikah dengan lelaki berusia tua hanya dikarenakan gadis tersebut tidak dapat merasakan nikmatnya berhubungan intim  dengan suaminya yang sudah tua. Atau mungkin karena ditakutkan sang suami akan meninggal terlebih dahulu dari istrinya; dan akibatnya sang istri menjadi janda berusia muda. Sedangkan jelas sekali bahwa sebenarnya tujuan pernikahan bukan hanya dua perkara sepele di atas. Oleh karenanya tidak ada larangan untuk dilakukannya pernikahan seperti ini. Betapa banyak tujuan-tujuan lain dalam pernikahan yang lebih penting dari penyaluran syahwat dan hal-hal kecil lainnya yang menyebabkan terjadinya pernikahan seperti ini.

Beberapa tahun lalu saya pernah membaca beberapa surat kabar bahwa di beberapa majalah terkenal Amerika ada beberapa pertanyaan yang ditujukan kepada para gadis yang tinggal di sana. Salah satu pertanyaan tersebut adalah: “Dengan siapakah anda ingin menikah?”. Banyak dari mereka yang ingin menikah dengan presiden Amerika waktu itu. Padahal ia (presiden tersebut) tidak muda dan tidak terlalu tampan. Mengenai pernikahan Nabi Muhammad Saw, orang yang kurang lebih pernah membacah sejarahnya tahu bahwasannya beliau bukan tipe seorang lelaki hidung belang dan pemuja syahwat. Rasulullah Saw selalu melakukan segala pekerjaannya dengan berfikir sebelumnya; beliau tidak pernah melakukan pekerjaannya atas dorongan nafsu. Dan pernikahan beliau, sebenarnya dilakukan demi keberhasilan dakwah risalah Islam.

 

Dari buku Islam, Dunia dan Manusia, karya Allamah Thabathabai

 

Tulisan yang mungkin berkaitan:

  1. Nabi Muhammad saw dalam Al Quran
  2. Peran wanita-wanita Nainawa
  3. Mengapa Syiah mengkafirkan sahabat dan istri nabi?
  4. Mengapa hanya Asyura yang dibesar-besarkan?
  5. Mengapa ada yang bernama Abdul Husain?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>