Mengapa Syiah mengkafirkan sahabat dan istri nabi?

by Hauzah Maya on December 14, 2011

Mengapa Syiah mengkafirkan sahabat dan istri nabi

Tanya: Ali bin Abi Thalib tidak mengkafirkan orang-orang Khawarij, lalu mengapa anda mengkafirkan sahabat terbaik Nabi dan juga istrinya?

Jawab: Pertanyaan ini juga telah diulang beberapa kali. Kami tidak pernah mengkafirkan siapapun. Kita hanya menilai perbuatan seseorang, karena perbuatan adalah sebaik-baiknya cerminan kepribadian seseorang. Jika mengkafirkan tanpa alasan yang benar adalah perbuatan buruk, kalian sebagai Salafi nomor satu dalam hal ini. Tokoh besar kalian, Muhammad bin Abdul Wahab dalam kitab Kasyful Shubahat menyebut kafir semua orang selain pengikut ajarannya. Ia memerangi Muslimin Yaman dan Hijaz karena mereka ia sebut sebagai penyembah berhala. Hari ini pengikut ajaran Salafi masih mengkafirkan orang-orang tak berdosa yang padahal telah mengucapkann la ilaha illallah; mengkafirkan orang yang mengakui Allah sebagai Tuhan, Muhammad sebagai Nabi, Ka’bah sebagai kiblat dan Al-Qur’an sebagai kitabnya. Kalian lah yang telah membujuk orang-orang lugu untuk melakukan aksi terror dengan alasan meraih kesyahidan padahal kalian sama sekali tidak berurusan dengan orang kafir yang sebenarnya. Silahkan anda buka buku-buku Wahabi; anda pasti melihatnya penuh dengan pengkafiran.

 

Oleh Muhammad Thabari, dalam bukunya yang berjudul “Jawaban Pemuda Syiah atas Pertanyaan-Pertanyaan Wahabi”

Tulisan yang mungkin berkaitan:

  1. Mengapa imam Syiah tidak menggunakan ilmu ghaibnya?
  2. Syiah menuduh Aisyah sebagai penghianat?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>